Thursday, August 28, 2008

Marhaban Yaa Ramadhan

Tinggal 3 hari lagi Tamu Agung kita datang berkunjung. Tidak sekedar datang, tetapi dia juga membawa oleh-oleh yang sangat luar biasa besarnya.
Selamat Datang Ramadhan, kami merindukanmu.

Semoga kita mampu meraih keutamaan yang dijanjikan oleh Allah dan Rasul-Nya.
Sebagai renungan, berikut ini saya tampilkan beberapa terjemahan Hadits Rasulullah SAW ttg keutamaan bulan Ramadhan.

Semoga bermanfaat...


KEUTAMAAN BULAN RAMADHAN

1. Dari Abu Hurairah radhiallahu 'anhu:
Adalah Rasulullah SAW memberi khabar gembira kepada para sahabatnya
dengan bersabda, "Telah datang kepadamu bulan Ramadhan, bulan yang
diberkahi. Allah mewajibkan kepadamu puasa didalamnya; pada bulan ini pintupintu
Surga dibuka, pintu-pintu neraka ditutup dan para setan diikat; juga
terdapat pada bulan ini malam yang lebih baik daripada seribu bulan,
barangsiapa tidak memperoleh kebaikannya maka dia tidak memperoleh apa-apa'."
(HR. Ahmad dan An-Nasa'i)


2. Dari Ubadah bin AshShamit, bahwa Rasulullah bersabda:
"Telah datang kepadamu bulan Ramadhan, bulan keberkahan, AIlah
mengunjungimu pada bulan ini dengan menurunkan rahmat, menghapus dosadosa
dan mengabulkan do'a. Allah melihat berlomba-lombanya kamu pada bulan
ini dan membanggakanmu kepada para malaikat-Nya, maka tunjukkanlah
kepada Allah hal-hal yang baik dari dirimu. Karena orang yang sengsara ialah
yang tidak mendapatkan rahmat Allah di bulan ini. " (HR.Ath-Thabrani, dan para
periwayatnya terpercaya).
Al-Mundziri berkata: "Diriwayatkan oleh An-Nasa'i dan Al-Baihaqi, keduanya dari
Abu Qilabah, dari Abu Hurairah, tetapi setahuku dia tidak pemah mendengar
darinya."


3. Dari Abu Hurairah radhiallahu 'anhu, bahwa Rasulullah shallallahu 'alahi wasallam
bersabda:
"Umatku pada bulan Ramadhan diberi lima keutamaan yang tidak diberikan
kepada umat sebelumnya, yaitu: bau mulut orang yang berpuasa lebih harum di
sisi Allah daripada aroma kesturi, para malaikat memohonkan ampunan bagi
mereka sampai mereka berbuka, Allah Azza Wa Jalla setiap hari menghiasi
Surga-Nya lalu berfirman (kepada Surga),'Hampir tiba saatnya para hamba-Ku
yang shalih dibebaskan dari beban dan derita serta mereka menuju kepadamu,
'pada bulan ini para jin yang jahat diikat sehingga mereka tidak bebas bergerak
seperti pada bulan lainnya, dan diberikan kepada ummatku ampunan pada akhir
3 malam. "Beliau ditanya, 'Wahai Rasulullah apakah malam itu Lailatul Qadar'
Jawab beliau, 'Tidak. Namun orang yang beramal tentu diberi balasannya jika
menyelesaikan amalnya.' " (HR. Ahmad)'"
Isnad hadits tersebut dha'if, dan di antara bagiannya ada nash-Nash lain yang
memperkuatnya.

OK deh... yok kita berlomba mendapatkan keutamaannya....

Saturday, August 16, 2008

Merdeka !! (1)

Merdeka !!

Inilah kata yang banyak diucapkan dan ditulis pada bulan ini. Maklum ini adalah bulan Agustus, bulan dimana bangsa Indonesia memproklamirkan kemerdekaannya pada 1945 yang lalu. Sehingga di seluruh pelosok penjuru negeri ini semuanya sibuk ramai memperingati hari kemerdekaan bangsa Indonesia.
Dari pojok-pojok kampung yang terpencil di pelosok nusantara hingga di pusat-pusat kota metropolitan semuanya tidak ada yang ketinggalan, memperingati hari kemerdekaan ini, dengan berbagai caranya.

Biasanya rangkaian peringatan ini dimulai dengan aneka lomba-lomba, ada lomba kelereng, makan kerupuk, balap karung, hingga lomba panjat pinang, lomba gerak jalan dan karnaval. Puncak acaranya biasanya diadakan tasyakuran pada tanggal 16 sekaligus 'melekan' (bs Jawa = begadang sampai larut malam) dan diakhiri dengan upacara bendera pada tanggal 17.

Yah... begitulah rutinitas tiap tahun yang dilakukan oleh bangsa ini.

Tapi kalau dipikir-pikir kok begitu ya cara memperingati kemerdekaan, yang untuk meraihnya saja harus mengorbankan waktu, tenaga, harta, dan Darah yang tidak terhitung.
Kalau para pejuang yang telah mengorbankan segalanya itu tahu begini cara kita menghargainya, apa kira-kira ndak kecewa berat?!!
Apa ndak ada cara lain yang lebih baik, yang bisa menunjukkan kebesaran bangsa ini?
Kalau begituuu terus tiap tahun, rasanya malu jadi warga negara ini.
Malu pada Allah, kok kita masih saja gak bisa bersyukur.

Surat untukmu, Anakku

Assalaamu'alaikum Warahmatullaahi Wabarakaatuh.

Muhammad Irfan Hussamuddin, anakku...
Hari ini, 16 Agustus 2008, tepat ketika usiamu memasuki 13 tahun

Orang kebanyakan menandai hal seperti ini sebagai ulang tahun yang dirayakan dengan suka cita, bergembira dan mengadakan pesta. Mungkin pernah terbetik pula dalam hatimu keinginan seperti itu, merayakan ulang tahun dengan pesta ceria, meniup lilin, memotong roti, dan menerima banyak hadiah.

Ketahuilah anakku, umur kita sudah ditentukan oleh Allah; 10 tahun, 20 tahun, atau 50 tahun kita tidak tahu. Yang pasti anakku, setiap detik yang kita lalui berarti mengurangi jatah umur kita.
Hari ini berarti usiamu sudah berkurang 13 tahun, masih sisa beberapa tahun lagi atau beberapa hari lagi tidak ada yang tahu pasti. Hanya saja setelah selesai jatah umur kita jalani nanti, kita akan memasuki alam baru. Di alam baru itu hanya ada dua keadaan: nikmat atau adzab. Dan nikmat atau adzab itu kita tentukan sendiri, hari ini, dalam sisa waktu hidup kita.

Oleh karenanya, tataplah dengan sungguh-sungguh masa depanmu yang PASTI, jauh melampaui batas-batas kehidupan dunia. Jangan terlena dengan gemerlapnya dunia. Dunia ini hanya sebentar. Bukankah sudah kau rasakan hidup selama 13 tahun dan rasanya baru sebentar saja? Sekarang kamu sudah kelas 8, padahal terasa baru saja lulus MI bukan?
Ya... memang hidup kita hanya sebentar.

Pandailah memilih jalan hidup, jangan hiraukan orang berlomba mengejar dunia karena mereka sebenarnya sedang tertipu. Luruskan niat hidup kita: hanya mengabdi pada Allah SWT. dan luruskan pandangan kita bahwa hidup ini adalah perjalanan menuju ALLAH SWT. Kemudian siapkan bekal, sebanyak-banyaknya.

Terimalah mushaf kecil ini, sebagai bekal yang paling berharga. Karena dengan mushaf ini kamu akan memperoleh manfaat yang teramat sangat besar bagi kehidupanmu, Dunia dan Akhirat.
Ayah sangat bahagia dan sangat bersyukur pada Allah jikalau kamu mau menghafalnya, mempelajarinya, memahaminya, mengamalkannya, dan mengajarkannya. Karena Rasulullah SAW. telah bersabda: Sebaik-baik manusia diantara kamu adalah orang yang belajar Al-qur-an dan mengajarkannya.

Ayah senantiasa mendoakanmu semoga Allah SWT. mengabulkan keinginanmu untuk dapat mempelajari ilmu-Nya di tempat tinggal Rasulullah SAW.: Madinah Al-Munawaroh.

Selamat berjuang anakku.... selamat berjuang!!

Semoga berhasil meraih ridho-Nya. Amin ya Allah yaa Rabbal 'aalamiin.

Wassalaamu'alaikum Warahmatullaahi Wabarakaatuh.


Mojokerto, 16 Agustus 2008
Yang Sangat Menyayangimu,


AYAH