Merdeka !!
Inilah kata yang banyak diucapkan dan ditulis pada bulan ini. Maklum ini adalah bulan Agustus, bulan dimana bangsa Indonesia memproklamirkan kemerdekaannya pada 1945 yang lalu. Sehingga di seluruh pelosok penjuru negeri ini semuanya sibuk ramai memperingati hari kemerdekaan bangsa Indonesia.
Dari pojok-pojok kampung yang terpencil di pelosok nusantara hingga di pusat-pusat kota metropolitan semuanya tidak ada yang ketinggalan, memperingati hari kemerdekaan ini, dengan berbagai caranya.
Biasanya rangkaian peringatan ini dimulai dengan aneka lomba-lomba, ada lomba kelereng, makan kerupuk, balap karung, hingga lomba panjat pinang, lomba gerak jalan dan karnaval. Puncak acaranya biasanya diadakan tasyakuran pada tanggal 16 sekaligus 'melekan' (bs Jawa = begadang sampai larut malam) dan diakhiri dengan upacara bendera pada tanggal 17.
Yah... begitulah rutinitas tiap tahun yang dilakukan oleh bangsa ini.
Tapi kalau dipikir-pikir kok begitu ya cara memperingati kemerdekaan, yang untuk meraihnya saja harus mengorbankan waktu, tenaga, harta, dan Darah yang tidak terhitung.
Kalau para pejuang yang telah mengorbankan segalanya itu tahu begini cara kita menghargainya, apa kira-kira ndak kecewa berat?!!
Apa ndak ada cara lain yang lebih baik, yang bisa menunjukkan kebesaran bangsa ini?
Kalau begituuu terus tiap tahun, rasanya malu jadi warga negara ini.
Malu pada Allah, kok kita masih saja gak bisa bersyukur.
Saturday, August 16, 2008
Subscribe to:
Post Comments (Atom)





1 comments:
ga rame 17 agustusannya ... sepi, orang-orang ga mau menghamburkan uang :(
Post a Comment